Rabu, 09 April 2014

Malaikat penjaga

Hari ini aku mengambil resiko besar. Keputusan yang kontroversial. Keputusan yang berpotensi merusak kebahagiaanku (lagi). Pentingkah itu?

Saat jaman mulai berganti. Ketika ego diri sendiri harus dimenangkan. Ya, aku egois. Aku berkeras diri untuk membahagiakan orang-orang kesayangan. Menukarnya dengan kebahagiaanku. Pentingkah itu?

Biarkan burung tetap terbang. Biarkan mereka mengepak sayapnya menuju tempat yang dimau. Aku hanya penjaga. Aku hanya penjaga. Yang bisanya cuma berharap. Yang bisanya diam-diam resah saat burung tak kembali ke kandang. Kandangku.

Tidak mengapa, aku hanya malaikat penjaga

Rabu, 19 Maret 2014

Kupu

Kupu kuning melayang terpelanting.
Kupu kuning terbang terombang ambing.

Kupu kuning bentangkan sayapnya mengepak lebih keras.
Kupu kuning kumpulkan tenaganya terbang lebih lincah.

Jumat, 28 Februari 2014

28022014

Pada hari ini, dunia berjalan terbalik untukku.
Dia yang kucinta berfikir tak seperti biasanya. Miss.
Disini, tempat aku mencari rejeki menjadi tempat orang-orang menahan emosi.
Tempat tinggalku pun sama, seolah-olah menularkan energi negatif.

Kenapa hari ini?

Sabtu, 08 Februari 2014

Satu

Liburku cuma satu hari. Liburku cuma satu hari. Maunya dipakai buat bersenang senang. Cukuplah tekanan itu hadir di enam hari lainnya. Haruskah silancip disebutkan di hari yang ingin kujadikan waktu untuk berbahagia.

Biarkan aku bahagia. Sedikit saja. Sedikit saja. Sekedar untuk melepas tawa. Meringankan berat yang sebenarnya tetap sama. Dengan senyuman. Senyumanmu.

Ini dunia nyata. Ini dunia nyata. Tidak semua keinginan akan terwujud. Maafkan aku yang tak stabil emosinya. Terlalu mudah goyah dalam menyimpan rasa. Terlalu lemah saat menghadapi masalah.

Kini semua harapan menguap. Dan aku harus tetap tersenyum. Menjaga hati-hati yang kucinta.

Jumat, 07 Februari 2014

Egois

Kalau hanya melihat jenismu, rusaklah dunia.
Kalau hanya melihat rasmu, peranglah akhirnya.
Kalau hanya melihat dirimu, kiamatlah sudah.

Bukankah hidup dan matimu bukan milikmu?
Bukankah bumi dan perhiasannya hanya titipan?
Bukankah manusia pikirannya dilengkapi dengan hati?

Lalu apakah kita akan lebih telanjang daripada binatang?
Menjadi lebih merusak daripada erupsi dan tsunami?
Tidak, bukan itu tujuan penciptaan.

Minggu, 19 Januari 2014

Mati

Tidak akan mengerti jika tidak mau mengerti. Tidak mau mengerti tidak akan diberi mengerti. Tidak ada yang akan diberi tidak ada komunikasi. Roda berhenti bergerak. Mati.

Sabtu, 11 Januari 2014

Opini

Ini tentang opiniku mengenai sholat. Tidak ada dalil dalil di dalamnya, murni opini pribadi.
Buatku, sholat itu seperti alarm bangun tidur. Pengingat. Banyak orang yang menganggap jika ia rajin sholat, maka semua selesai. Masuk surga. Alarm tidak akan berguna jika manusia yang mendengarnya tetap menutup rapat matanya, di alam mimpi. Alarm itu berbunyi namun hati yang ada di dalam dirinya tertidur lelap. Dijadikan formalitas agar terkesan alim.

Bacalah. Bangunkanmu hati. Jadikan dirimu alarm besar yang akan membangunkan banyak hati.