Senin, 15 Desember 2014

Emotion #67

Bangun di pagi hari
merindukan seseorang

Ya itu kamu
Kamu.. Kamu.. Kamu..

Ajisai maiko

Selasa, 09 Desember 2014

Emotion #66

Semalam kami berdiskusi panjang
Tentang apa yang lebih sakit daripada kekerasan fisik
Yap..maksud yang disampaikan tidak selaras dengan apa yang ditangkap
Cara penyampaian yang salah membuat orang lain terluka

Menyusun kalimat spontan yang memberi semangat ternyata sulit
Berusaha untuk menghapus ambigu pun harus dilakukan
Satu kalimat satu arti
Satu kalimat positif yang membuatnya tersenyum dan berkata "i love you"

Kuharap aku bisa

Minggu, 07 Desember 2014

Emotion #65

Semalam mimpi buruk
Tempatku bercerita sedang sibuk
Between sudah dihapusnya
Hmm.. keep fight ant

Kamis, 27 November 2014

AWAKEN

Oh...I'm walking with my head
lowered in shame from my place
I'm walking with my head lowered
from my race
Yes it's easy to blame everything on
the west
When in fact all focus should be on
ourselves

Mendengar sambil melihat.
Setengah isi, setengah kosong.
Dimana sudut pandangmu berada?

Ambillah gelas.
Isi dengan air sampai batas setengah.
Apa yang kamu lihat?

We were given so many prizes

*lirik dari Maher zain-awaken

Minggu, 09 November 2014

Emotion #63

Camp pertama kita..
Membawa senang membawa bahagia.
Lihat, aku semakin menyayangimu.
Lihat, kita bisa menyelesaikan segala tantangan.

Menjelang anniversary,
Aku hanya bisa bilang,
Aku bahagia..

Terima kasih untuk seluruh isi perjalanan,
Kita akan lengkapi harapan di hari depan.. Insya Allah

Sabtu, 25 Oktober 2014

Gagal..?

Penjaga toilet di pelabuhan!!

kamu tahu apa yang menjadi cita-citanya selama ini?

Whaat? bahkan untuk menjadi penjaga toilet saja dia tidak mampu.
manusia macam apa itu!!

Dialah manusia yang buta huruf.
Dialah manusia kampung yang mencoba peruntungan.
DAN GAGAL

suramkah masa depannya?
Lihat, seorang saudagar menyandarkan kapalnya.
Lihat, buta huruf dia.
Lihat, dia tersenyum mengamati toilet yang menolak cita-citanya.

Hari ini

hidupmu adalah hari ini.
lapangkan jalannya.
maafkan siapapun yang menyakitimu.
lapangkan jalanmu.
meminta maaf lah kepada siapapun kamu bersalah.
gunakan hatimu, lupakan egomu.

Ingatkah engkau akan cerita seorang anak manusia, yang selalu memberi makan si buta yang menghina dirinya?

ingatkah engkau akan keterbatasan manusia, yang bertindak sebatas pengetahuannya?

Berdirilah segera, kembangkan senyuman.
Berjalanlah segera, berikan bantuan.

Apa-apa yang sudah dilakukan hanya akan menjadi masalalu.
Apa-apa yang ada di depan hanya milik Tuhanmu.
Tersenyumlah hari ini, berikan yang terbaik.
Semoga Allah merestui.